Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pentingnya Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

19 Comments

  • lksaalmunawaroh
    Posted April 28, 2021 at 12:54 pm

    Mengajarkan sopan santun semenjak dini diperlukan sebagai pendidikan maksimal keluarga.

  • Katerina
    Posted April 28, 2021 at 1:56 pm

    Jika adab dan akademis sama baiknya, alangkah senang hati menyaksikannya ya, mbak. Entah itu anak/keponakan sendiri, atau anak orang lain. Semua kembali ke pembiasaan yang diajarkan orang tuanya, dan orang tua kudu memberi contoh. Dan contoh itu mesti konsisten, supaya anak yakin dan percaya bahwa memang itulah yang patut dipraktekkan.

  • rikawidiastutialtair
    Posted April 28, 2021 at 2:33 pm

    Adab dan etika penting ditanamkan sejak dini ya, Mbak. Karena itu akan mempengaruhi karakter anaknya nanti. Aku pun paling suka melihat anak2 yang tata krama dan sopan santunnya baik sejak kecil. Salut sama ortunya

    • Dian
      Posted April 29, 2021 at 4:49 pm

      setuju mbak, soal sopan santun ini memang paling penting untuk diajarkan semenjak dini ya mbak
      biar saat dewasa anak tumbuh dgn karakter yang baik

  • rikawidiastutialtair
    Posted April 28, 2021 at 2:36 pm

    Adab dan etika penting ditanamkan sejak dini ya, Mbak. Karena itu akan mempengaruhi karakter anaknya nanti. Aku pun paling suka melihat anak-anak yang tata krama dan sopan santunnya baik sejak kecil. Salut sama ortunya

  • Nara
    Posted April 28, 2021 at 2:40 pm

    Sepakat, adab dulu baru ilmu. Sebenarnya anak itu bisa di bilang polos, jujur. Tapi harus dibilangin juga bahwa tak selamanya kejujuran kalau diungkapkan bisa membuat orang senang. Jadi anak memang harus jujur, tapi harus lihat dulu bagaimana situasinya dan siapa yang diajak bicara.

    • lailadzuhria
      Posted April 28, 2021 at 2:53 pm

      Iya mbak.. kdg masih banyak lho, ortu kebalik, yg diutamakan akademis dl. Anak usia 3/4 th sudah diajarkan membaca menulis. Mungkin jikalau hanya pengenalan tak masalah. Tp klo sudah kita ajarkan, kasihan sj sih fitrahnya terenggut karena ketidak tahuan orang tuanya.

  • viandri
    Posted April 28, 2021 at 6:43 pm

    Benar adab lebih utama, karena dengan adab orang bisa menempatakan dirinya di mana pun berada. Apa gunanya kalau pintar tapi buat orang lain sakit hati? Pastinya tidak enak mau bertemannya juga.

  • Maria Soemitro
    Posted April 29, 2021 at 1:40 am

    lebih tepatnya menghargai Mbak Laila
    saya pernah menyimak obrolan Helmi Yahya dan Deddy Corbuzier
    Helmi bilang yang terutama adalah menghargai dengan begitu otomatis akan sopan
    jangan sampai ada anak yang sopan tapi gak menghargai orang lain

    • lailadzuhria
      Posted April 29, 2021 at 4:13 am

      Nah iya mbak. Benar. Menghargai, empati, simpati pada anak ya. Kita jg perlu menanamkan empati simpati jg tuh pada anak.

  • Annie Nugraha
    Posted April 29, 2021 at 7:11 am

    Oh ini sesuatu banget. Kalau saya nemu anak seperti itu, rentetan petuah langsung keluar. Terutama untuk orang tuanya sebagai madrasah utama dari pendidikan akhlak keluarga dan anak-anak. Karena kita wajib mendahulukan adab ketimbang ilmu pengetahuan (Kepintaran). Ilmu bisa digali, dicari, dipelajari. Tapi akhlak harus dididik dan dibina sedari kecil. Apalagi kalau anak-anak sudah berakal dan mampu berpikir untuk dirinya sendiri.

  • Mutia Ramadhani
    Posted April 29, 2021 at 7:30 am

    Anak pintar itu banyak, tapi anak sopan itu jarang. Ini true banget di zaman sekarang. Orang tua saking sibuknya, jadi pengasuhan anak kadang sesukanya. Anak lebih sering bergaul sama pengasuh, ketimbang orang tuanya. Meski demikian, itu hendaknya gak jadi alasan. Sebab banyak juga kok anak orang mampu yang sopan dan santun.

  • Wahid Priyono
    Posted April 29, 2021 at 9:00 am

    Ulasan di atas sudah kubaca dan cukup jadi pesan untuk saya juga dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak ke arah yang jauh lebih beradab, dan punya sopan-santun kepada siapapun itu…pembiasaan harian ortu juga penting sebagai contoh bagi putera/puteri kita di rumah maupun saat di lingkungan publik.

  • @nurulrahma
    Posted April 29, 2021 at 9:02 am

    Jedheerr! Makasi friendly reminder-nya mba
    ini berfaedah bgt utk ortu jaman now.
    kadangkala ortu haus achievement/prestasi bocil2nya buat dipajang di sosmed 😛 tapi lupa dgn hal yg amat hakiki: adab, sopan santun, dll

    • lailadzuhria
      Posted April 29, 2021 at 10:06 am

      Benerr. Cm pgn dikata ank pinter. Pdhl kt suamiku ank pinter nilainya konkrit. 1+1 hasilnya sama itu2 lg yaitu 2. Tp klo adab, nilainya beda2. Dan org lbh mengingat anak yg beradab. Krn anak pintar pun byk dmn2 bs ditemukan. Anak sopan jrg yg nemu.

  • Sio Nona Lita
    Posted April 29, 2021 at 9:10 am

    iyap belum sekali. sopan satun pada anak penting sekali di ajarkan oleh ortu, karena akan dapat diaplikasikan juga oleh anak ketika bersosial dengan orang lain.

  • Ririn Wandes Melalak Cantik
    Posted April 29, 2021 at 10:07 am

    Semakin sulit menemukan anak-anak yang punya sopan santun seperti anak jaman dulu. Saya sendiri sebagai guru sudah terlalu sering bertemu anak-anak dengan berbagai karakter. Memang ekstra mendidiknya agar punya sopan santun yang baik. Anak yang pintar lebih banyak daripada yang punya sopan santun.

  • fennibungsu
    Posted April 29, 2021 at 10:27 am

    Anak santun dengan Akhlakul Karimah memang gak banyak ditemui ya kak, padahal pelajaran adab dimulai saat mereka sejak kecil itu, agar besarnya lebih beradab

  • Syamsiah
    Posted April 30, 2021 at 7:08 pm

    orang tua jaman skrg memang lebih peduli pada nilai akademis ketimbang pada akhlak anaknya
    padahal nilai akademis ga menjamin seseorang akan bisa menjadi sukses
    sedangkan akhlak yang baiklah yang membuat banyak orang betah bekerjasama & mungkin merekomendasikan ke orang2 sekitarnya

Leave a comment

Laila Dzuhria © 2021. All Rights Reserved. Design by Solusi Desain Web

Sign Up to Our Newsletter

Be the first to know the latest updates

[yikes-mailchimp form="1"]