Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mempertahankan Hak Anak

27 Comments

  • Yuni Bint Saniro
    Posted June 8, 2021 at 12:33 pm

    Benar juga ya. Kebanyakan ibu akan meminta anaknya untuk meminjamkan mainan yang jadi rebutan itu ketimbang membebaskan mereka mempertahankan haknya. Ini pelajaran banget buatku si calon mama.

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 8, 2021 at 4:39 pm

      Semangat… calon mama. Terus belajar demi buah hati ya.

  • Cempaka Noviwijayanti
    Posted June 8, 2021 at 3:08 pm

    Wah… saya setuju banget sama tulisan ini. Kemarin pas acara keluarga baru saja kejadian, saya jadi saksi dua keponakan saya berebut minuman. Saat itu secara sepihak ortunya minta sang kakak untuk kasih minumannya ke adik. Padahal minuman itu punya kakaknya. Kasihan deh… kadang suka miris aja melihat situasi kayak gitu. Padahal mah kakak enggak selalu harus ngalah. Kan itu memang miliknya dia.

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 8, 2021 at 4:38 pm

      Benar banget mbak. Makanya kita harus menguatkann hak anak.

  • nurulrahma
    Posted June 8, 2021 at 4:01 pm

    Nah iya banget ini.
    ada hal2 prinsipil yg seyogyanya kita tanamkan pd anak.
    supaya jati dirinya kian menguat ya

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 8, 2021 at 4:37 pm

      Bener banget mbak. Agar mereka gak mengikuti arus.

  • Lithaetr
    Posted June 8, 2021 at 6:00 pm

    Betul bunda, anak berhak menolak ataupun memilih ingin membagi atau tidak. Sesekali kalau mereka belum nyaman untuk berbagi tak apa-apa, InsyaAllah kalau dia siap nanti juga akan berbagi. Yang penting kita tetap ajarkan dan terapkan anak untuk bisa serta mau berbagi. Keren tulisannya

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 8, 2021 at 10:39 pm

      Benar mbak, jadi aku suka suruh kakak atau adik atau teman2nya menunggu sampai si anak mood untuk berbagi.

  • Maya Fitriani
    Posted June 8, 2021 at 6:32 pm

    Ternyata aku juga masih banyak belajar cara mendidik anak nih hehe soalnya suka jadi ngga enakan sih sama tetangga atau teman saat anaknya mau meminjam mainan anak kita.

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 8, 2021 at 10:39 pm

      Benar krn gak enakan malah anak jadi korban. Kasihan, kan.

  • Firsty
    Posted June 8, 2021 at 7:41 pm

    Susah juga ya kalo anak udah rebutan. Makanya ortu biasanya suka beliin mainan yang sama sesuai jumlah anaknya. Hihii

  • Firsty
    Posted June 8, 2021 at 7:42 pm

    Susah juga ya kalo anak udah rebutan. Makanya ortu biasanya suka beliin mainan yang sama sesuai jumlah anaknya. Hihii…

  • Wahid Priyono
    Posted June 8, 2021 at 8:32 pm

    Wah memang betul ortu juga penting sekali mendampingi anak-anaknya dalam banyak hal, serta memompa semangat anak-anak untuk bijak dalam mengatur hak dan kewajibannya. Sejak dini memang setiap anak harus diberikan pengertian dengan cara yang etis dan sesuai umurnya. Pastinya, dengan kasih sayang ortu dan pemahaman kepada anak akan pentingnya persahabatan, saling menghormati penting dicerminkan kepada anak. Btw, sudah saya baca kak, semakin hati2 ternyata dalam hal urus anak.

  • Keke Naima
    Posted June 8, 2021 at 10:22 pm

    Setuju banget, Mbak. Anak juga harus diajak ngobrol tentang alsan tidak mau meminjamkan mainannya. Perlu banget didengar jawabannya. Kalau langsung dihakimi malah khawatir anak akan berlaku sama ke temannya. Dipikirnya bisa ambil milik teman seenaknya. Nanti kalau temannya gak kasih akan dianggap pelit.

    • Post Author
      Laila Dzuhria
      Posted June 9, 2021 at 6:51 am

      Nah benar. Padahal setiap anak berhak atas barang miliknya.

  • Dian Restu Agustina
    Posted June 8, 2021 at 11:05 pm

    Pengingat diri ini, setuju jika anak berhak bahagia dan berhak belajar proses memiliki pendirian. Maka mempertahankan hak anak perlu kita terapkan

  • Onny Putranto
    Posted June 8, 2021 at 11:57 pm

    Tidak cuma orang dewasa, anak pun juga punya hak. Artikel ini sangat informatif. Mungkin secara tidak langsung kita pernah mengganggu hak anak. Selain artikel diatas, jangan lupa ajari anak menyelesaikan masalahnya sendiri, dan tanamkan kalau tidak mau diganggu ya jangan mengganggu.

  • Moch. Ferry Dwi Cahyono
    Posted June 9, 2021 at 7:52 am

    Mempertahankan hak anak merupakan kewajiban keluarga di rumah karena hak anak telah diakui dunia melalui konvensi hak anak, di Indonesia hak anak sudah diatur dalam Undang Undang Perlindungan Anak

  • Annie Nugraha
    Posted June 9, 2021 at 8:39 am

    Setuju banget dengan quotenya “Anak BERHAK untuk bahagia dan berproses dalam membentuk pendiriannya” Pengingat untuk kita bahwa anak memang dilahirkan dari darah dan daging kita, tetapi mereka adalah pribadi yang berbeda. Tugas orang tua adalah membimbing bukan menjadikan anak sebagai personal yang kita inginkan. Apalagi mengikuti kemauan dan tuntutan orang lain.

  • Maria Soemitro
    Posted June 9, 2021 at 10:10 am

    saya selalu membelikan anak dengan adil misalnya beliin si sulung mobil-mobilan, maka adiknya juga dibeliin
    tentunya dengan model yang sesuai dengan pilihan mereka
    karena semasa kecil saya kerap rebutan dengan adik dan kakak 😀 😀

  • Tian Lustiana
    Posted June 9, 2021 at 2:03 pm

    Setuju, saya suka nanya alasan kenapa anak tidak mau meminjamkan mainannya, tidak maksa juga dia harus meminjamkan mainannya, anak juga berhak atas barang mainannya sendiri.

  • Fenni Bungsu
    Posted June 9, 2021 at 3:14 pm

    Masya Allah dapat pengetahuan baru lagi tentang parenting daku tiap ke sini. Jadi ilmu pranikah yang insya Allah jadi bekal kedepannya. Untuk latihannya dengan keponakan, bagaimana memahami seorang anak mempertahankan haknya

  • Sarieffe
    Posted June 9, 2021 at 4:32 pm

    Aku pernah baca juga kalau mempertahankan hak anak itu berarti kita mengajarkan kepercayaan dirinya juga ya mbak, sehingga anak berani bertindak karena benar, termasuk dalam hal membela agama dan negaranya

  • Katerina
    Posted June 10, 2021 at 11:59 am

    Perlu cara yang tepat dalam menjelaskan sesuatu ke anak ya mbak, dalam segala hal. Dan kita pun harus melihat dari banyak sisi, agar tidak langsung menghakimi si anak atas pilihan tindakannya.

  • suci permatasari
    Posted June 12, 2021 at 9:50 am

    terimakasih tips parentingnya sangat bermanfaat , untuk pengajaran ke murid bisa dipraktekan

  • Nia Haryanto
    Posted June 12, 2021 at 2:44 pm

    Huhu, aku nih sering begini. dengan alasan takut anak jadi egois, sering bikin anak galau antara pertahankan haknya atau malah nyerah. Pdhl memang karakter anak begitu. Toh nanti saat sudah lebih besar, dia belajar empati ya

Leave a comment

Laila Dzuhria © 2021. All Rights Reserved. Design by Solusi Desain Web

Sign Up to Our Newsletter

Be the first to know the latest updates

[yikes-mailchimp form="1"]